• Kirim Artikel
  • Login
Indomuria.com
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Jawa Tengah
    • Jepara
    • Kudus
    • Nasional
    • Pati
    Edy Wuryanto: Jangan Jadikan Kenaikan Iuran Sebagai Satu-Satunya Solusi Masalah JKN

    Edy Wuryanto: Penentuan SPPG MBG Wajib Berbasis Data Valid, BGN Diminta Libatkan Pemda dalam Pengawasan

    Aspirasi Nelayan Diterima, DPRD Pati Pastikan Bantuan Sembako Segera Disalurkan

    DPRD Pati Dukung Rencana Wujudkan Angkutan Sekolah Gratis

    DPRD Pati Dukung Rencana Wujudkan Angkutan Sekolah Gratis

    DPRD Pati Dorong Penerapan Pertanian Modern Sebagai Penggerak Ekonomi Desa

    DPRD Pati Dorong Penerapan Pertanian Modern Sebagai Penggerak Ekonomi Desa

    Fraksi PKB DPRD Pati: Evaluasi APBD Bukan Sekadar Formalitas, Harus Perbaiki Tata Kelola

    Fraksi PKB DPRD Pati: Evaluasi APBD Bukan Sekadar Formalitas, Harus Perbaiki Tata Kelola

    DPRD Pati: Belanja Daerah Jangan Hanya Kejar Penyerapan, Tapi Hasil yang Dirasakan

    DPRD Pati: Belanja Daerah Jangan Hanya Kejar Penyerapan, Tapi Hasil yang Dirasakan

    Trending Tags

    • Budaya
    • Desa
    • Gagasan
    • Info
    • Kuliner
    • Local Pride
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosok
    • Sportainment
    • Traveling
    • Beranda
    • Berita
      • All
      • Jawa Tengah
      • Jepara
      • Kudus
      • Nasional
      • Pati
      Edy Wuryanto: Jangan Jadikan Kenaikan Iuran Sebagai Satu-Satunya Solusi Masalah JKN

      Edy Wuryanto: Penentuan SPPG MBG Wajib Berbasis Data Valid, BGN Diminta Libatkan Pemda dalam Pengawasan

      Aspirasi Nelayan Diterima, DPRD Pati Pastikan Bantuan Sembako Segera Disalurkan

      DPRD Pati Dukung Rencana Wujudkan Angkutan Sekolah Gratis

      DPRD Pati Dukung Rencana Wujudkan Angkutan Sekolah Gratis

      DPRD Pati Dorong Penerapan Pertanian Modern Sebagai Penggerak Ekonomi Desa

      DPRD Pati Dorong Penerapan Pertanian Modern Sebagai Penggerak Ekonomi Desa

      Fraksi PKB DPRD Pati: Evaluasi APBD Bukan Sekadar Formalitas, Harus Perbaiki Tata Kelola

      Fraksi PKB DPRD Pati: Evaluasi APBD Bukan Sekadar Formalitas, Harus Perbaiki Tata Kelola

      DPRD Pati: Belanja Daerah Jangan Hanya Kejar Penyerapan, Tapi Hasil yang Dirasakan

      DPRD Pati: Belanja Daerah Jangan Hanya Kejar Penyerapan, Tapi Hasil yang Dirasakan

      Trending Tags

      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling
      No Result
      View All Result
      Indomuria.com
      No Result
      View All Result
      Home Berita Nasional

      Edy Wuryanto: Penentuan SPPG MBG Wajib Berbasis Data Valid, BGN Diminta Libatkan Pemda dalam Pengawasan

      Redaksi by Redaksi
      26 Juli 2026
      in Nasional
      Reading Time: 2 mins read
      0
      Edy Wuryanto: Jangan Jadikan Kenaikan Iuran Sebagai Satu-Satunya Solusi Masalah JKN

      Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto

      202
      VIEWS
      Share on FacebookShare on Whatsapp

      JAKARTA – Penetapan jumlah serta lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus didasarkan pada data riil penerima manfaat. Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta kepemimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat tata kelola program dengan menerapkan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy), sehingga kebutuhan dapur di setiap wilayah ditetapkan berdasarkan data yang telah terverifikasi.

      Terkait kepemimpinan baru di BGN di bawah pimpinan Sudaryono, Edy menyatakan pihaknya memberi waktu bagi lembaga tersebut untuk melakukan reformasi. Langkah awal yang harus ditempuh adalah menyelesaikan transisi kepemimpinan sekaligus memastikan jumlah penerima manfaat MBG secara nasional. Data tersebut selanjutnya dipetakan hingga ke tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan sebagai acuan utama menentukan berapa banyak SPPG yang dibutuhkan di masing-masing daerah.

      “Jumlah penerima manfaatnya dipastikan dulu. Dari situ dipetakan lokasinya di seluruh Indonesia. Baru kemudian ditarik berapa kebutuhan dapur di masing-masing wilayah,” ujarnya.

      Untuk melengkapi data tersebut, BGN dapat menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait data siswa. Sementara data ibu hamil berisiko tinggi dan ibu menyusui dapat merujuk pada data yang dimiliki Kementerian Demografi dan Keluarga Berencana. Kementerian Dalam Negeri juga perlu dilibatkan karena memiliki data penduduk desil 1 hingga 5, sedangkan data balita malnutrisi serta hal terkait gizi lainnya dapat digandeng melalui Kementerian Kesehatan.

      Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan pendekatan berbasis data adalah inti dari kebijakan yang dapat dipertanggungjawabkan secara objektif, baik dalam menerima usulan pembangunan SPPG maupun penentuan alokasi anggaran.

      “Datanya dulu yang dikuatkan baru kebijakannya. Jangan dibalik,” katanya.

      Langkah ini juga dinilai mampu mencegah kesenjangan antara jumlah dapur yang tersedia dengan jumlah penerima manfaat di suatu wilayah. Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III, Edy menegaskan dengan perhitungan berbasis sasaran yang jelas sejak awal, pemerintah memiliki landasan kuat untuk memutuskan kelayakan usulan pembangunan SPPG.

      Menyikapi mitra yang telah berinvestasi membangun SPPG namun belum mendapatkan kepastian kerja sama, Edy meminta BGN membuka jalur komunikasi yang transparan. Mengingat pembangunan dapur dilakukan sesuai mekanisme yang ditetapkan BGN, kepastian tindak lanjut sangat dibutuhkan. Jika kapasitas SPPG yang dibangun masih sesuai dengan jumlah penerima manfaat, kerja sama segera diselesaikan. Namun apabila jumlahnya telah melebihi kebutuhan, pemerintah harus menyiapkan solusi yang adil bagi semua pihak.

      “Harus ada komunikasi yang jelas. Kalau memang masih dibutuhkan, segera dipastikan kerja samanya. Tetapi kalau ternyata jumlah dapurnya melebihi kebutuhan, pemerintah perlu mencarikan solusi yang baik,” ujarnya.

      Selain perbaikan perencanaan, pengawasan pelaksanaan program juga harus diperketat. Edy menjelaskan pengawasan kebijakan menjadi ranah Komisi IX DPR RI, sementara pengawasan teknis di lapangan mutlak melibatkan pemerintah daerah yang lebih memahami kondisi wilayah masing-masing. Keterlibatan pemda dibutuhkan mulai dari pendataan, proses pembangunan, hingga tahap operasional SPPG agar kesesuaian antara sasaran dan kapasitas layanan dapat terjaga.

      “Tanpa melibatkan pemerintah daerah, akan sulit bagi BGN mengawasi seluruh pelaksanaan program dari pusat,” katanya.

      Editor : Fatwa

      Tags: Edy Wuryanto
      Previous Post

      Aspirasi Nelayan Diterima, DPRD Pati Pastikan Bantuan Sembako Segera Disalurkan

      Redaksi

      Redaksi

      Mungkin Anda Suka

      PHK Tokopedia Jadi Alarm Pentingnya Perlindungan Pekerja, Edy Wuryanto Minta Satgas Bekerja Menyeluruh
      Nasional

      Edy Wuryanto: Putusan Bebas Dokter Ratna Momen Perbaiki Sistem Kesehatan

      21 Juli 2026
      PHK Tokopedia Jadi Alarm Pentingnya Perlindungan Pekerja, Edy Wuryanto Minta Satgas Bekerja Menyeluruh
      Nasional

      Edy Wuryanto: Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan Harus Sejalan dengan Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja

      9 Juli 2026
      Edy Wuryanto: Jangan Jadikan Kenaikan Iuran Sebagai Satu-Satunya Solusi Masalah JKN
      Nasional

      PHK Tokopedia Jadi Alarm Pentingnya Perlindungan Pekerja, Edy Wuryanto Minta Satgas Bekerja Menyeluruh

      5 Juli 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Segera Cairkan Rp20 Triliun untuk Selamatkan Keuangan BPJS Kesehatan
      Nasional

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Segera Cairkan Rp20 Triliun untuk Selamatkan Keuangan BPJS Kesehatan

      3 Juli 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Edy Wuryanto Dorong Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan Usai Wafatnya dr. Icha

      28 Juni 2026
      Edy Wuryanto Dukung Kebijakan Pasokan Bahan Baku MBG dari Usaha Rakyat di Perpres 115/2025
      Nasional

      Komisi IX DPR RI Soroti Kesejahteraan Nakes yang Menurun, Minta Pemerataan Hak dan Tunjangan

      26 Juni 2026

      Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

      Recent News

      Edy Wuryanto: Jangan Jadikan Kenaikan Iuran Sebagai Satu-Satunya Solusi Masalah JKN

      Edy Wuryanto: Penentuan SPPG MBG Wajib Berbasis Data Valid, BGN Diminta Libatkan Pemda dalam Pengawasan

      26 Juli 2026

      Aspirasi Nelayan Diterima, DPRD Pati Pastikan Bantuan Sembako Segera Disalurkan

      22 Juli 2026
      DPRD Pati Dukung Rencana Wujudkan Angkutan Sekolah Gratis

      DPRD Pati Dukung Rencana Wujudkan Angkutan Sekolah Gratis

      22 Juli 2026
      DPRD Pati Dorong Penerapan Pertanian Modern Sebagai Penggerak Ekonomi Desa

      DPRD Pati Dorong Penerapan Pertanian Modern Sebagai Penggerak Ekonomi Desa

      22 Juli 2026
      Indomuria.com

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Read Us

      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Desclaimer
      • Kebijakan Privasi
      • Pedoman Media Siber
      • Kirim Artikel

      Follow Us

      No Result
      View All Result
      • Beranda
      • Berita
      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In