• Kirim Artikel
  • Login
Indomuria.com
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Jawa Tengah
    • Jepara
    • Kudus
    • Nasional
    • Pati
    Antisipasi Kekeringan, DPRD Pati Minta Pemda Tanggap Penuhi Kebutuhan Air Bersih

    Antisipasi Kekeringan, DPRD Pati Minta Pemda Tanggap Penuhi Kebutuhan Air Bersih

    Wujudkan Ruang Aman, DPRD Pati Puji Langkah Nyata MAN 1 Pati

    Wujudkan Ruang Aman, DPRD Pati Puji Langkah Nyata MAN 1 Pati

    DPRD Pati Lindungi Petani dengan Raperda Pertanian

    Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Ketua DPRD Pati Minta Desa Gencarkan Edukasi Kewaspadaan

    Lewat Aksi Gotong Royong, Fraksi Demokrat DPRD Pati Dorong Revitalisasi Alun-alun Kembangjoyo

    Lewat Aksi Gotong Royong, Fraksi Demokrat DPRD Pati Dorong Revitalisasi Alun-alun Kembangjoyo

    Komisi D DPRD Pati Lakukan Sidak ke RSUD dan Puskesmas Kayen

    Melalui Program TJSL, BRI Pati Dukung Pembangunan Ruang Kelas MA Miftahut Thullab

    Melalui Program TJSL, BRI Pati Dukung Pembangunan Ruang Kelas MA Miftahut Thullab

    Trending Tags

    • Budaya
    • Desa
    • Gagasan
    • Info
    • Kuliner
    • Local Pride
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosok
    • Sportainment
    • Traveling
    • Beranda
    • Berita
      • All
      • Jawa Tengah
      • Jepara
      • Kudus
      • Nasional
      • Pati
      Antisipasi Kekeringan, DPRD Pati Minta Pemda Tanggap Penuhi Kebutuhan Air Bersih

      Antisipasi Kekeringan, DPRD Pati Minta Pemda Tanggap Penuhi Kebutuhan Air Bersih

      Wujudkan Ruang Aman, DPRD Pati Puji Langkah Nyata MAN 1 Pati

      Wujudkan Ruang Aman, DPRD Pati Puji Langkah Nyata MAN 1 Pati

      DPRD Pati Lindungi Petani dengan Raperda Pertanian

      Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Ketua DPRD Pati Minta Desa Gencarkan Edukasi Kewaspadaan

      Lewat Aksi Gotong Royong, Fraksi Demokrat DPRD Pati Dorong Revitalisasi Alun-alun Kembangjoyo

      Lewat Aksi Gotong Royong, Fraksi Demokrat DPRD Pati Dorong Revitalisasi Alun-alun Kembangjoyo

      Komisi D DPRD Pati Lakukan Sidak ke RSUD dan Puskesmas Kayen

      Melalui Program TJSL, BRI Pati Dukung Pembangunan Ruang Kelas MA Miftahut Thullab

      Melalui Program TJSL, BRI Pati Dukung Pembangunan Ruang Kelas MA Miftahut Thullab

      Trending Tags

      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling
      No Result
      View All Result
      Indomuria.com
      No Result
      View All Result
      Home Berita Nasional

      Edy Wuryanto: Negara Harus Bertindak Sebelum Gelombang PHK Terjadi

      Redaksi by Redaksi
      28 Juli 2026
      in Nasional
      Reading Time: 3 mins read
      0
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto

      203
      VIEWS
      Share on FacebookShare on Whatsapp

      JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menegaskan pemerintah perlu mengubah pola penanganan terhadap gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurutnya, negara tidak boleh hanya hadir ketika PHK sudah terjadi, tetapi harus mengambil langkah antisipatif sejak tanda-tanda kesulitan mulai muncul di perusahaan.

      “Jangan biasakan negara hanya menjadi pemadam kebakaran. Negara harus mampu membaca asap sebelum api membakar ribuan lapangan kerja. Itulah mengapa kewajiban pemberitahuan sebelum PHK sangat penting,” katanya.

      Ia menjelaskan, kewajiban perusahaan melaporkan rencana PHK kepada pemerintah sebelum keputusan diambil merupakan langkah strategis dalam memperkuat perlindungan terhadap tenaga kerja.

      Kebijakan tersebut, menurutnya, bukan sekadar memenuhi aspek administratif, melainkan menjadi instrumen agar pemerintah dapat menjalankan amanat Pasal 151 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mengharuskan pemerintah, pengusaha, dan pekerja mengupayakan agar PHK tidak terjadi.

      “Semangat undang-undang kita jelas, yaitu mencegah PHK. Karena itu, pemberitahuan dini harus dimanfaatkan sebagai dasar bagi pemerintah untuk melakukan intervensi, bukan hanya menjadi laporan bahwa PHK akan terjadi,” ujarnya.

      Edy menilai, setelah menerima pemberitahuan dari perusahaan, pemerintah harus segera mengambil langkah nyata. Mulai dari melakukan verifikasi lapangan, membuka dialog dengan manajemen dan pekerja, hingga menyusun solusi agar pemutusan hubungan kerja dapat dihindari.

      “Pemerintah memiliki kapasitas untuk bertindak cepat. Laporan dari perusahaan harus segera ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan, dialog bersama manajemen dan pekerja, kemudian dirumuskan solusi yang paling tepat agar PHK dapat dicegah,” kata Politikus PDI Perjuangan itu.

      Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dari pihak perusahaan dalam menyampaikan kondisi usahanya. Menurut Edy, pemerintah memiliki kewenangan untuk memastikan bahwa rencana PHK benar-benar didasarkan pada kondisi perusahaan yang sebenarnya.

      “Kalau ada perusahaan yang tidak jujur atau menyampaikan laporan yang tidak sesuai fakta, tentu pemerintah dapat menolak rencana PHK tersebut. Selain itu, perusahaan juga dapat dikenai sanksi administratif berupa teguran. Kepercayaan harus dibangun dengan transparansi,” tegasnya.

      Dalam menghadapi dinamika dunia kerja, Edy mengatakan pemerintah telah memiliki modal berupa data industri nasional yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun kebijakan ketenagakerjaan.

      Informasi mengenai sektor-sektor yang berkembang maupun jenis pekerjaan yang dibutuhkan pada masa mendatang harus menjadi dasar penyelenggaraan pelatihan bagi tenaga kerja.

      Ia menilai, perpindahan pekerja dari sektor yang mengalami penurunan menuju sektor yang bertumbuh harus difasilitasi melalui program peningkatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

      “Kalau industri berubah, maka keterampilan tenaga kerja juga harus berubah. Negara harus memastikan pekerja tidak ditinggalkan oleh perubahan ekonomi maupun perkembangan teknologi,” katanya.

      Edy juga mengingatkan bahwa sektor padat karya, seperti tekstil, produk tekstil, dan alas kaki, saat ini menghadapi tekanan yang cukup berat. Pelemahan permintaan global, menurunnya daya beli masyarakat, hingga percepatan otomatisasi dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dinilai menjadi tantangan besar bagi keberlangsungan sektor tersebut.

      Menurutnya, kondisi itu berpotensi memengaruhi sekitar satu juta pekerja karena industri padat karya masih menjadi penyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, terutama pekerja dengan keterampilan dasar.

      “Pemerintah perlu melakukan intervensi secara terukur terhadap perusahaan yang sebenarnya masih memiliki prospek usaha, tetapi sedang mengalami tekanan arus kas,” ujarnya.

      Ia menegaskan, perhatian khusus perlu diberikan kepada sektor-sektor padat karya yang masih memiliki peluang pasar. Langkah penyelamatan terhadap industri tekstil, produk tekstil, dan alas kaki dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan lapangan kerja sekaligus stabilitas ekonomi di berbagai daerah.

      “Menyelamatkan industri padat karya berarti menyelamatkan jutaan keluarga Indonesia. Yang kita lindungi bukan hanya perusahaan, tetapi juga penghidupan para pekerja dan stabilitas ekonomi daerah,” katanya.

      Sebagai langkah jangka panjang, Edy mendorong pemerintah menyusun protokol nasional penyelamatan industri yang memiliki mekanisme jelas dalam merespons potensi krisis. Menurutnya, negara harus memiliki sistem peringatan dini, skema intervensi yang terukur, serta keberanian mengambil keputusan sebelum gelombang PHK benar-benar terjadi.

      Editor : Fatwa

      Tags: Edy Wuryanto
      Previous Post

      Lewat Festival Sungai Juwana, Komisi D DPRD Pati Harap Kesadaran Masyarakat Jaga Lingkungan Semakin Tinggi

      Next Post

      Melalui Program TJSL, BRI Pati Dukung Pembangunan Ruang Kelas MA Miftahut Thullab

      Redaksi

      Redaksi

      Mungkin Anda Suka

      Edy Wuryanto: Jangan Jadikan Kenaikan Iuran Sebagai Satu-Satunya Solusi Masalah JKN
      Nasional

      Edy Wuryanto: Penentuan SPPG MBG Wajib Berbasis Data Valid, BGN Diminta Libatkan Pemda dalam Pengawasan

      26 Juli 2026
      PHK Tokopedia Jadi Alarm Pentingnya Perlindungan Pekerja, Edy Wuryanto Minta Satgas Bekerja Menyeluruh
      Nasional

      Edy Wuryanto: Putusan Bebas Dokter Ratna Momen Perbaiki Sistem Kesehatan

      21 Juli 2026
      PHK Tokopedia Jadi Alarm Pentingnya Perlindungan Pekerja, Edy Wuryanto Minta Satgas Bekerja Menyeluruh
      Nasional

      Edy Wuryanto: Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan Harus Sejalan dengan Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja

      9 Juli 2026
      Edy Wuryanto: Jangan Jadikan Kenaikan Iuran Sebagai Satu-Satunya Solusi Masalah JKN
      Nasional

      PHK Tokopedia Jadi Alarm Pentingnya Perlindungan Pekerja, Edy Wuryanto Minta Satgas Bekerja Menyeluruh

      5 Juli 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Segera Cairkan Rp20 Triliun untuk Selamatkan Keuangan BPJS Kesehatan
      Nasional

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Segera Cairkan Rp20 Triliun untuk Selamatkan Keuangan BPJS Kesehatan

      3 Juli 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Edy Wuryanto Dorong Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan Usai Wafatnya dr. Icha

      28 Juni 2026
      Next Post
      Melalui Program TJSL, BRI Pati Dukung Pembangunan Ruang Kelas MA Miftahut Thullab

      Melalui Program TJSL, BRI Pati Dukung Pembangunan Ruang Kelas MA Miftahut Thullab

      Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

      Recent News

      Antisipasi Kekeringan, DPRD Pati Minta Pemda Tanggap Penuhi Kebutuhan Air Bersih

      Antisipasi Kekeringan, DPRD Pati Minta Pemda Tanggap Penuhi Kebutuhan Air Bersih

      29 Juli 2026
      Wujudkan Ruang Aman, DPRD Pati Puji Langkah Nyata MAN 1 Pati

      Wujudkan Ruang Aman, DPRD Pati Puji Langkah Nyata MAN 1 Pati

      29 Juli 2026
      DPRD Pati Lindungi Petani dengan Raperda Pertanian

      Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Ketua DPRD Pati Minta Desa Gencarkan Edukasi Kewaspadaan

      29 Juli 2026
      Lewat Aksi Gotong Royong, Fraksi Demokrat DPRD Pati Dorong Revitalisasi Alun-alun Kembangjoyo

      Lewat Aksi Gotong Royong, Fraksi Demokrat DPRD Pati Dorong Revitalisasi Alun-alun Kembangjoyo

      29 Juli 2026
      Indomuria.com

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Read Us

      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Desclaimer
      • Kebijakan Privasi
      • Pedoman Media Siber
      • Kirim Artikel

      Follow Us

      No Result
      View All Result
      • Beranda
      • Berita
      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In