• Kirim Artikel
  • Login
Indomuria.com
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Jawa Tengah
    • Jepara
    • Kudus
    • Nasional
    • Pati
    Edy Wuryanto Dorong Negara Lindungi Pekerja Rentan, Usul Manfaatkan Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan

    Edy Wuryanto: PPDS Berbasis RS Harus Melengkapi Universitas, Jangan Cukup Dokter, Perawat Juga Perlu Perhatian

    Ketua DPRD Pati: Kuliner Khas Pati Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi UMKM Lokal

    Ketua DPRD Pati: Kuliner Khas Pati Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi UMKM Lokal

    Ikut Lomba Makan Kerupuk di Desa Kudur, Sekretaris Komisi A DPRD Pati: Kemerdekaan Perlu Dijaga dengan Kebersamaan

    DPRD Pati Minta Pemkab Perkuat Pendampingan Digital Marketing UMKM

    DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Akses Modal bagi Pelaku UMKM

    DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Akses Modal bagi Pelaku UMKM

    Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Pati Joni Kurnianto.

    Ketua Komisi C DPRD Pati: Kebersihan Lingkungan Desa Butuh Edukasi Bersama dan Keterlibatan Aktif Masyarakat

    Trending Tags

    • Budaya
    • Desa
    • Gagasan
    • Info
    • Kuliner
    • Local Pride
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosok
    • Sportainment
    • Traveling
    • Beranda
    • Berita
      • All
      • Jawa Tengah
      • Jepara
      • Kudus
      • Nasional
      • Pati
      Edy Wuryanto Dorong Negara Lindungi Pekerja Rentan, Usul Manfaatkan Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan

      Edy Wuryanto: PPDS Berbasis RS Harus Melengkapi Universitas, Jangan Cukup Dokter, Perawat Juga Perlu Perhatian

      Ketua DPRD Pati: Kuliner Khas Pati Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi UMKM Lokal

      Ketua DPRD Pati: Kuliner Khas Pati Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi UMKM Lokal

      Ikut Lomba Makan Kerupuk di Desa Kudur, Sekretaris Komisi A DPRD Pati: Kemerdekaan Perlu Dijaga dengan Kebersamaan

      DPRD Pati Minta Pemkab Perkuat Pendampingan Digital Marketing UMKM

      DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Akses Modal bagi Pelaku UMKM

      DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Akses Modal bagi Pelaku UMKM

      Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Pati Joni Kurnianto.

      Ketua Komisi C DPRD Pati: Kebersihan Lingkungan Desa Butuh Edukasi Bersama dan Keterlibatan Aktif Masyarakat

      Trending Tags

      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling
      No Result
      View All Result
      Indomuria.com
      No Result
      View All Result
      Home Berita Nasional

      Edy Wuryanto: PPDS Berbasis RS Harus Melengkapi Universitas, Jangan Cukup Dokter, Perawat Juga Perlu Perhatian

      Redaksi by Redaksi
      4 September 2026
      in Nasional
      Reading Time: 2 mins read
      0
      Edy Wuryanto Dorong Negara Lindungi Pekerja Rentan, Usul Manfaatkan Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan

      Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto

      202
      VIEWS
      Share on FacebookShare on Whatsapp

      JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menegaskan perluasan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) tidak boleh sekadar menambah nama program tanpa meningkatkan kapasitas pendidikan nasional. Menurut politikus Fraksi PDI Perjuangan ini, model hospital based seharusnya menutup celah yang belum terjangkau pendidikan universitas, bukan menciptakan persaingan baru di tempat yang sama.

      Edy memperingatkan pemerintah agar tidak membuka program serupa di rumah sakit yang sudah menjadi lokasi PPDS berbasis universitas. Hal ini dikhawatirkan memicu perebutan sumber daya tanpa mengisi kekosongan layanan di daerah yang kekurangan spesialis.

      “Pendidikan berbasis rumah sakit harus melengkapi pendidikan berbasis universitas. Jangan sampai dua-duanya justru saling berhadapan dan menimbulkan persaingan yang tidak sehat,” ujar Edy.

      Menurut Edy, syarat utama pembukaan program baru bukan sekadar kelayakan rumah sakit, melainkan jawaban atas kebutuhan nyata: spesialisasi apa yang kurang dan wilayah mana yang belum terlayani.

      “Kalau sebuah rumah sakit sudah menyelenggarakan pendidikan spesialis berbasis universitas, lalu dibuka lagi hospital based dengan program yang sama, apa yang sebenarnya kita tambah? Jangan sampai kita merasa menambah kapasitas, padahal hanya menggandakan program di tempat yang sama,” tegas Legislator Dapil Jawa Tengah III ini.

      Edy menilai program baru harus disasar pada wilayah dan bidang yang benar-benar kosong melalui pemetaan nasional yang matang. Ia juga mengingatkan agar percepatan tidak mengejar angka semata, melainkan disertai kesiapan pendidik, sarana, dan variasi kasus.

      “Dokter spesialisnya juga harus siap menjadi pendidik klinis. Artinya selain handal dalam hal klinis juga harus punya kompetensi mengajar,” tambahnya.

      Kualitas pendidik menjadi poin krusial yang tidak boleh diabaikan. Selain itu, Edy menuntut lingkungan belajar yang sehat, bebas dari budaya perundungan maupun ketimpangan standar antarjalur pendidikan.

      “Peserta didik harus mendapatkan lingkungan belajar yang sehat, profesional, aman, dan benar-benar berorientasi pada kompetensi. Jangan ada standar ganda antara jalur rumah sakit dan universitas, termasuk dalam akses beasiswa,” kata Edy.

      Edy menekankan peran kolegium dan konsil tetap independen sebagai penjaga mutu, agar percepatan tidak melemahkan standarisasi.

      Perawat Juga Harus Diberi Ruang yang Sama
      Selain soal pendidikan dokter, Edy Wuryanto mengingatkan bahwa perhatian selama ini terlalu berat pada satu profesi. Ia mendorong pembukaan pendidikan spesialis keperawatan berbasis rumah sakit, yang saat ini sedang dikembangkan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Hal ini sejalan dengan UU Kesehatan dan prinsip kerja sama tim medis.

      “Kita tidak bisa membangun layanan kesehatan hanya dengan memperkuat satu profesi. Dokter penting, tetapi pelayanan kesehatan adalah kerja tim. Perawat dan tenaga kesehatan lain juga harus memiliki ruang yang sama untuk meningkatkan kompetensi,” ujarnya.

      Menurut Edy, arah pendidikan ke depan harus membangun ekosistem kolaboratif, bukan terfragmentasi.

      “Kalau hanya dokter yang terus diperkuat sementara profesi lain tertinggal, kita sedang membangun sistem pelayanan kesehatan yang terfragmentasi,” pungkasnya.

      Editor : Fatwa

      Tags: Edy Wuryanto
      Previous Post

      Ketua DPRD Pati: Kuliner Khas Pati Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi UMKM Lokal

      Redaksi

      Redaksi

      Mungkin Anda Suka

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Segera Cairkan Rp20 Triliun untuk Selamatkan Keuangan BPJS Kesehatan
      Nasional

      DTSEN Jangan Jadi Jebakan Data, Edy Wuryanto Peringatkan Salah Desil Bisa Cabut Hak Kesehatan Warga Miskin

      27 Agustus 2026
      PHK Tokopedia Jadi Alarm Pentingnya Perlindungan Pekerja, Edy Wuryanto Minta Satgas Bekerja Menyeluruh
      Nasional

      Edy Wuryanto Minta APBN 2027 Perkuat Pembiayaan JKN

      19 Agustus 2026
      Edy Wuryanto Dukung Kebijakan Pasokan Bahan Baku MBG dari Usaha Rakyat di Perpres 115/2025
      Nasional

      Edy Wuryanto Soroti Sistem Rujukan Usai Pasien BPJS Meninggal Setelah Tunggu 8 Jam di IGD

      8 Agustus 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Edy Wuryanto: Negara Harus Bertindak Sebelum Gelombang PHK Terjadi

      28 Juli 2026
      Edy Wuryanto: Jangan Jadikan Kenaikan Iuran Sebagai Satu-Satunya Solusi Masalah JKN
      Nasional

      Edy Wuryanto: Penentuan SPPG MBG Wajib Berbasis Data Valid, BGN Diminta Libatkan Pemda dalam Pengawasan

      26 Juli 2026
      PHK Tokopedia Jadi Alarm Pentingnya Perlindungan Pekerja, Edy Wuryanto Minta Satgas Bekerja Menyeluruh
      Nasional

      Edy Wuryanto: Putusan Bebas Dokter Ratna Momen Perbaiki Sistem Kesehatan

      21 Juli 2026

      Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

      Recent News

      Edy Wuryanto Dorong Negara Lindungi Pekerja Rentan, Usul Manfaatkan Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan

      Edy Wuryanto: PPDS Berbasis RS Harus Melengkapi Universitas, Jangan Cukup Dokter, Perawat Juga Perlu Perhatian

      4 September 2026
      Ketua DPRD Pati: Kuliner Khas Pati Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi UMKM Lokal

      Ketua DPRD Pati: Kuliner Khas Pati Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi UMKM Lokal

      31 Agustus 2026

      Ikut Lomba Makan Kerupuk di Desa Kudur, Sekretaris Komisi A DPRD Pati: Kemerdekaan Perlu Dijaga dengan Kebersamaan

      31 Agustus 2026

      DPRD Pati Minta Pemkab Perkuat Pendampingan Digital Marketing UMKM

      31 Agustus 2026
      Indomuria.com

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Read Us

      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Desclaimer
      • Kebijakan Privasi
      • Pedoman Media Siber
      • Kirim Artikel

      Follow Us

      No Result
      View All Result
      • Beranda
      • Berita
      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In