• Kirim Artikel
  • Login
Indomuria.com
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Jawa Tengah
    • Jepara
    • Kudus
    • Nasional
    • Pati
    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

    Edy Wuryanto Dorong Penerapan Sistem One Health Hadapi Tangani Ancaman Hantavirus

    Bapemperda DPRD Pati Mulai Bahas Perubahan Aturan Pajak dan Retribusi Daerah 11 Mei Mendatang

    Bapemperda DPRD Pati Mulai Bahas Perubahan Aturan Pajak dan Retribusi Daerah 11 Mei Mendatang

    Ketua DPRD Pati Ali Badrudin.

    DPRD Pati Soroti Pengelolaan Anggaran Desa Pasca Terungkapnya Kasus di Tlogosari

    Sidang Paripurna DPRD Pati Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    Sidang Paripurna DPRD Pati Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    DPRD Pati Sidak Jembatan Ambrol di Pelemgede, Temukan Kondisi Lebih Parah dari Video

    DPRD Pati Pastikan Proyek Jalan Mulai Berjalan Akhir Bulan Ini

    Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan.

    DPRD Pati Tegaskan Penyelewengan Dana Desa Merugikan Masyarakat dan Hambat Pembangunan

    Trending Tags

    • Budaya
    • Desa
    • Gagasan
    • Info
    • Kuliner
    • Local Pride
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosok
    • Sportainment
    • Traveling
    • Beranda
    • Berita
      • All
      • Jawa Tengah
      • Jepara
      • Kudus
      • Nasional
      • Pati
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Edy Wuryanto Dorong Penerapan Sistem One Health Hadapi Tangani Ancaman Hantavirus

      Bapemperda DPRD Pati Mulai Bahas Perubahan Aturan Pajak dan Retribusi Daerah 11 Mei Mendatang

      Bapemperda DPRD Pati Mulai Bahas Perubahan Aturan Pajak dan Retribusi Daerah 11 Mei Mendatang

      Ketua DPRD Pati Ali Badrudin.

      DPRD Pati Soroti Pengelolaan Anggaran Desa Pasca Terungkapnya Kasus di Tlogosari

      Sidang Paripurna DPRD Pati Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

      Sidang Paripurna DPRD Pati Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

      DPRD Pati Sidak Jembatan Ambrol di Pelemgede, Temukan Kondisi Lebih Parah dari Video

      DPRD Pati Pastikan Proyek Jalan Mulai Berjalan Akhir Bulan Ini

      Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan.

      DPRD Pati Tegaskan Penyelewengan Dana Desa Merugikan Masyarakat dan Hambat Pembangunan

      Trending Tags

      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling
      No Result
      View All Result
      Indomuria.com
      No Result
      View All Result
      Home Berita Nasional

      Edy Wuryanto Dorong Penerapan Sistem One Health Hadapi Tangani Ancaman Hantavirus

      Redaksi by Redaksi
      10 Mei 2026
      in Nasional
      Reading Time: 4 mins read
      0
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto

      203
      VIEWS
      Share on FacebookShare on Whatsapp

      JAKARTA – Munculnya kasus yang menimbulkan kekhawatiran di kapal pesiar MV Hondius menjadi pengingat bagi seluruh dunia bahwa penyakit yang menular dari hewan ke manusia tetap menjadi ancaman nyata dan bisa terjadi kapan saja.

      Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, meminta pemerintah maupun masyarakat di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan, dan tidak memandang risiko ini sebagai sesuatu yang jauh dari jangkauan atau jarang terjadi.

      Kasus ini menyita perhatian setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memantau penyebaran virus jenis Andes di kapal yang berlayar dari Argentina tersebut. Tercatat ada tiga orang yang meninggal dunia, di samping sejumlah kasus yang masih dalam proses pengecekan.

      Dua warga Singapura yang pernah berada di kapal itu dinyatakan bebas dari infeksi setelah menjalani pemeriksaan serta masa karantina yang ketat. Meski demikian, pihak WHO tetap melakukan penelusuran ke berbagai negara, mengingat jenis virus ini menjadi satu-satunya yang diketahui bisa menular dari manusia ke manusia.

      “Peristiwa di kapal MV Hondius harus menjadi peringatan bagi semua negara, termasuk Indonesia. Kita tidak boleh menganggap hantavirus sebagai ancaman yang jauh atau penyakit langka yang tidak ada hubungannya dengan kita,” kata Edy.

      Menurutnya, Indonesia justru memiliki banyak faktor yang meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini, mulai dari tingginya jumlah penduduk, pembangunan wilayah yang berjalan cepat, kondisi kebersihan lingkungan yang belum merata, hingga banyaknya populasi tikus yang hidup di lingkungan tempat tinggal warga.

      Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan yang dilansir media kesehatan, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir setidaknya tercatat 23 kasus infeksi jenis Seoul Virus di Indonesia.

      Penyakit ini menimbulkan gejala gangguan demam disertai kerusakan fungsi ginjal. Dari jumlah tersebut, 20 orang berhasil sembuh, sedangkan tiga lainnya meninggal dunia yang juga memiliki riwayat kondisi kesehatan lain seperti penyakit hati dan gangguan fungsi berbagai organ tubuh.

      “Ini membuktikan bahwa ancaman ini bukan sekadar perkiraan semata. Virusnya sudah ada di sini dan kasusnya benar-benar terjadi. Masalahnya, seringkali penyakit ini tidak terdeteksi karena gejala yang muncul mirip dengan demam berdarah, tifus, atau leptospirosis,” ujar Edy.

      Perlu dipahami bahwa terdapat perbedaan antara jenis virus yang ditemukan di luar negeri dengan yang ada di Indonesia. Virus Andes diketahui bisa menyebabkan gangguan serius pada paru-paru, yang menimbulkan sesak napas hebat bahkan kegagalan pernapasan. Tingkat risiko kematiannya juga lebih tinggi, dan seperti telah disebutkan, jenis ini bisa menular di antara sesama manusia.

      Secara umum, hantavirus menyebar dari hewan ke manusia, dengan tikus sebagai pembawa utama penularan. Seseorang bisa tertular jika menghirup udara yang sudah tercampur partikel kecil dari kotoran, air kencing, atau cairan tubuh tikus.

      “Masih banyak orang yang membersihkan gudang, rumah yang sudah lama tidak dihuni, atau tempat yang dipenuhi kotoran tikus tanpa menggunakan perlengkapan pelindung. Hal ini justru menjadi jalur penularan yang sangat berbahaya, dan kesadaran tentang hal ini harus terus dibangun secara serius,” katanya.

      Menurut politisi dari PDI Perjuangan ini, ancaman ini seringkali tidak mendapatkan perhatian yang cukup karena tidak selalu menimbulkan wabah besar yang meluas. Padahal, ada jenis virus yang memiliki risiko kematian cukup tinggi, termasuk virus Andes yang bisa merusak sistem pernapasan secara parah.

      “Justru karena sifatnya yang sering tidak terlihat secara langsung, kita tidak boleh lengah. Dunia sudah belajar dari pengalaman pandemi, bahwa bahaya kesehatan seringkali datang dari hal-hal yang pada awalnya dianggap tidak penting,” tambahnya.

      Pihak WHO sendiri telah memperingatkan kemungkinan masih ada kasus lain yang akan terungkap terkait kejadian di kapal tersebut, mengingat waktu antara seseorang tertular hingga munculnya gejala bisa berlangsung lebih dari dua minggu. Berbagai negara pun kini memperketat pengawasan terhadap orang-orang yang pernah berada di kapal itu.

      Anggota dewan yang mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah III ini mendorong pemerintah untuk memperkuat sistem deteksi dini terhadap penyakit yang menular dari hewan, termasuk hantavirus.

      Caranya dengan menerapkan pendekatan yang menyatukan aspek kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kondisi lingkungan, atau yang dikenal sebagai sistem One Health.

      Ia menyebutkan sejumlah langkah penting yang harus segera dijalankan. Pertama, memperluas pengecekan terhadap kasus demam akut yang belum diketahui penyebabnya, sehingga tidak ada kasus yang terlewatkan. Kedua, meningkatkan kemampuan pemeriksaan di laboratorium, termasuk menyediakan alat dan metode pengecekan di rumah sakit rujukan.

      Langkah ketiga adalah memperkuat upaya mengendalikan populasi tikus serta menjaga kebersihan lingkungan dengan melibatkan seluruh warga.

      Menurutnya, pengelolaan sampah, kebersihan tempat tinggal, dan pengendalian hewan pembawa penyakit harus menjadi bagian utama dari upaya menjaga kesehatan masyarakat.

      “Upaya mencegah penyakit ini tidak bisa hanya diserahkan kepada pihak rumah sakit. Hal ini berkaitan erat dengan cara kita menjalani kehidupan sehari-hari dan kondisi lingkungan di sekitar kita,” ujarnya.

      Selain itu, Edy meminta agar informasi dan pengetahuan tentang pencegahan disebarluaskan kepada seluruh lapisan masyarakat.

      Hal sederhana yang bisa dilakukan antara lain menggunakan penutup hidung mulut serta sarung tangan saat membersihkan tempat yang diduga banyak dihuni tikus, memastikan sirkulasi udara di ruangan berjalan baik, serta menghindari kontak langsung dengan hewan tersebut.

      Ia juga menekankan perlunya kerja sama antara berbagai instansi, mengingat penyebaran penyakit ini berkaitan erat dengan perubahan lingkungan, perkembangan wilayah, hingga perubahan iklim.

      “Kita tidak boleh menunggu sampai jumlah kasus meningkat drastis baru kemudian bergerak bertindak. Upaya mencegah jauh lebih murah dan jauh lebih penting dibandingkan mengatasi masalah ketika keadaan sudah memburuk,” pungkasnya.

      Editor: fatwa

      Tags: Edy WuryantoHantavirus
      Previous Post

      Bapemperda DPRD Pati Mulai Bahas Perubahan Aturan Pajak dan Retribusi Daerah 11 Mei Mendatang

      Redaksi

      Redaksi

      Mungkin Anda Suka

      Soroti PKWT dan Outsourcing, Edy Wuryanto Dorong Aturan Ketenagakerjaan yang Adil
      Nasional

      Soroti PKWT dan Outsourcing, Edy Wuryanto Dorong Aturan Ketenagakerjaan yang Adil

      29 April 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Nasib Eks Karyawan PT Merpati Nusantara AirlinesTerkatung-Katung, Edy Wuryanto Desak Pemerintah Segera Intervensi

      17 April 2026
      Edy Wuryanto Dukung Kebijakan Pasokan Bahan Baku MBG dari Usaha Rakyat di Perpres 115/2025
      Nasional

      Edy Wuryanto: Keberhasilan MBG Bukan Soal Jumlah Anggaran, tapi Ketepatan Penggunaan

      13 April 2026
      Edy Wuryanto Dorong Negara Lindungi Pekerja Rentan, Usul Manfaatkan Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan
      Nasional

      Edy Wuryanto Dorong Negara Lindungi Pekerja Rentan, Usul Manfaatkan Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan

      10 April 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Edy Wuryanto: Penurunan 93 Persen Kasus Campak Jangan Bikin Lengah

      2 April 2026
      Edy Wuryanto: Jangan Jadikan Kenaikan Iuran Sebagai Satu-Satunya Solusi Masalah JKN
      Nasional

      Ribuan Kasus THR Masih Tertunda, Edy Wuryanto Minta Perubahan Sistem Penegakan Hukum

      27 Maret 2026

      Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

      Recent News

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Edy Wuryanto Dorong Penerapan Sistem One Health Hadapi Tangani Ancaman Hantavirus

      10 Mei 2026
      Bapemperda DPRD Pati Mulai Bahas Perubahan Aturan Pajak dan Retribusi Daerah 11 Mei Mendatang

      Bapemperda DPRD Pati Mulai Bahas Perubahan Aturan Pajak dan Retribusi Daerah 11 Mei Mendatang

      10 Mei 2026
      Ketua DPRD Pati Ali Badrudin.

      DPRD Pati Soroti Pengelolaan Anggaran Desa Pasca Terungkapnya Kasus di Tlogosari

      10 Mei 2026
      Sidang Paripurna DPRD Pati Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

      Sidang Paripurna DPRD Pati Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

      10 Mei 2026
      Indomuria.com

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Read Us

      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Desclaimer
      • Kebijakan Privasi
      • Pedoman Media Siber
      • Kirim Artikel

      Follow Us

      No Result
      View All Result
      • Beranda
      • Berita
      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In