• Kirim Artikel
  • Login
Indomuria.com
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Jawa Tengah
    • Jepara
    • Kudus
    • Nasional
    • Pati
    Pimpinan Sementara Ungkap Jumlah Fraksi di DPRD Kabupaten Pati Periode 2024 – 2029

    Peringati Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

    DPRD Pati Soroti Minimnya Perhatian Pemerintah terhadap Pelestarian Budaya Lokal

    Dukung Outing Class di Dalam Daerah, DPRD Pati Minta Wisata Lokal Dibenahi

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

    Edy Wuryanto: Penutupan Ritel Mendadak Berisiko Tingkatkan Pengangguran dan Masalah Sosial

    DPRD Pati Bahas Perubahan Propemperda 2026, Fokus Penataan Regulasi Desa

    DPRD Pati Pastikan Pembangunan Desa 2026 Lebih Berkualitas dan Transparan

    DPRD Pati Bahas Perubahan Propemperda 2026, Fokus Penataan Regulasi Desa

    Kasus Kekerasan Seksual Jadi Perhatian DPRD Pati, Pengawasan Pesantren Diminta Diperkuat

    DPRD Pati Bahas Perubahan Propemperda 2026, Fokus Penataan Regulasi Desa

    DPRD Pati Bahas Perubahan Propemperda 2026, Fokus Penataan Regulasi Desa

    Trending Tags

    • Budaya
    • Desa
    • Gagasan
    • Info
    • Kuliner
    • Local Pride
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosok
    • Sportainment
    • Traveling
    • Beranda
    • Berita
      • All
      • Jawa Tengah
      • Jepara
      • Kudus
      • Nasional
      • Pati
      Pimpinan Sementara Ungkap Jumlah Fraksi di DPRD Kabupaten Pati Periode 2024 – 2029

      Peringati Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

      DPRD Pati Soroti Minimnya Perhatian Pemerintah terhadap Pelestarian Budaya Lokal

      Dukung Outing Class di Dalam Daerah, DPRD Pati Minta Wisata Lokal Dibenahi

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Edy Wuryanto: Penutupan Ritel Mendadak Berisiko Tingkatkan Pengangguran dan Masalah Sosial

      DPRD Pati Bahas Perubahan Propemperda 2026, Fokus Penataan Regulasi Desa

      DPRD Pati Pastikan Pembangunan Desa 2026 Lebih Berkualitas dan Transparan

      DPRD Pati Bahas Perubahan Propemperda 2026, Fokus Penataan Regulasi Desa

      Kasus Kekerasan Seksual Jadi Perhatian DPRD Pati, Pengawasan Pesantren Diminta Diperkuat

      DPRD Pati Bahas Perubahan Propemperda 2026, Fokus Penataan Regulasi Desa

      DPRD Pati Bahas Perubahan Propemperda 2026, Fokus Penataan Regulasi Desa

      Trending Tags

      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling
      No Result
      View All Result
      Indomuria.com
      No Result
      View All Result
      Home Berita Nasional

      Edy Wuryanto Desak Pemerintah Segera Siapkan Repatriasi Ratusan Ribu PMI di Kawasan Teluk

      Redaksi by Redaksi
      2 Maret 2026
      in Nasional
      Reading Time: 3 mins read
      0
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto

      226
      VIEWS
      Share on FacebookShare on Whatsapp

      JAKARTA – Konflik yang terus menguat di kawasan Teluk, yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, kini telah melampaui tataran persoalan geopolitik semata. Di balik setiap gerakan militer dan serangan yang terjadi, terdapat puluhan ribu bahkan ratusan ribu Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini hidup di bawah bayangan ancaman yang sungguhan.

      Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengeluarkan suara tegas terkait kondisi tersebut. Menurutnya, pemerintah tidak dapat lagi bersikap pasif menghadapi situasi yang semakin memanas selama beberapa pekan belakangan ini. Serangan balik yang terjadi, peningkatan ketegangan di bidang militer, hingga kemungkinan konflik menyebar ke wilayah-wilayah strategis di Timur Tengah, berpotensi memberikan dampak langsung terhadap keselamatan warga sipil – termasuk ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di kawasan tersebut.

      Berdasarkan data penempatan PMI tahun 2025, kawasan Teluk menjadi pusat utama bagi penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Sebanyak 463.250 PMI tercatat bekerja di Arab Saudi, 180.103 orang di Uni Emirat Arab, 77.329 orang di Qatar, serta 63.306 orang di Oman. Angka ini belum termasuk WNI non-PMI yang tinggal dan bekerja di sektor profesional maupun menjalankan usaha mandiri di kawasan tersebut.

      “Dengan jumlah PMI yang sangat besar di kawasan Teluk, pemerintah tidak boleh bersikap menunggu. Langkah antisipatif harus disiapkan sejak dini sebelum situasi memburuk,” tegas Edy.

      Menurut legislator dari Dapil Jawa Tengah III tersebut, potensi gangguan tidak hanya akan terjadi pada aspek keamanan fisik akibat konflik bersenjata, tetapi juga pada layanan transportasi udara, distribusi barang logistik, serta stabilitas ekonomi di seluruh kawasan. Apabila jalur penerbangan mengalami gangguan atau wilayah tertentu dinyatakan tidak aman, proses evakuasi nantinya akan menjadi jauh lebih kompleks dan menghabiskan biaya yang besar.

      Edy menegaskan bahwa dasar hukum untuk mengambil tindakan sudah jelas dan tidak dapat diperdebatkan. Pasal 27 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia menyatakan bahwa pekerja migran berhak dipulangkan jika negara tujuan mengalami perang, bencana alam, atau wabah penyakit. Selain itu, Pasal 21 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri juga mewajibkan Perwakilan Republik Indonesia untuk memberikan perlindungan, mengumpulkan warga di lokasi yang aman, serta mengupayakan pemulangan dengan biaya negara jika terdapat ancaman bahaya yang nyata.

      “Undang-undang sudah memberi mandat. Jika ada ancaman perang dan keselamatan warga terancam, maka mekanisme repatriasi harus dijalankan,” ujarnya.

      Ia juga mengajak seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di kawasan Teluk untuk segera melakukan pendataan ulang secara detail terhadap PMI di wilayah akreditasi masing-masing. Pendataan tersebut harus dilakukan secara by name dan by address, bukan hanya sebatas data agregat yang tidak memberikan gambaran yang jelas.

      “KBRI harus aktif menelusuri by name by address PMI di wilayahnya. Kita harus tahu persis siapa berada di mana, dalam kondisi seperti apa, dan bagaimana tingkat risikonya,” katanya.

      Di sisi lain, Edy juga menyoroti kekhawatiran yang dirasakan oleh keluarga PMI di tanah air akibat kurangnya informasi yang jelas terkait kondisi yang terjadi. Ia mendesak pemerintah untuk membuka kanal komunikasi yang transparan dan memberikan pembaruan terkait situasi secara berkala kepada publik.

      “Transparansi informasi adalah bagian dari perlindungan. Pemerintah harus menjelaskan kondisi wilayah tempat PMI tinggal serta rencana kontinjensi yang telah disiapkan,” tuturnya.

      Bagi Edy, permasalahan ini tidak boleh hanya dilihat sebagai angka statistik belaka. PMI adalah pahlawan devisa yang setiap tahun menyumbang triliunan rupiah dalam bentuk remitansi bagi perekonomian nasional. Namun demikian, kontribusi ekonomi yang besar tersebut tidak boleh membuat negara melupakan tanggung jawabnya untuk menjaga keselamatan mereka.

      “Keselamatan jiwa warga negara adalah hukum tertinggi. Negara harus hadir lebih cepat, lebih sigap, dan lebih tegas dalam melindungi setiap WNI di kawasan konflik,” pungkasnya.

      Editor: fatwa

      Tags: Perang Telukpmi
      Previous Post

      Edy Wuryanto: Jangan Jadikan Kenaikan Iuran Sebagai Satu-Satunya Solusi Masalah JKN

      Next Post

      Edy Wuryanto: Kesehatan Mental Anak Bukan Isu Pinggiran, Perlu Deteksi Dini di Faskes Primer

      Redaksi

      Redaksi

      Mungkin Anda Suka

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Edy Wuryanto: Penutupan Ritel Mendadak Berisiko Tingkatkan Pengangguran dan Masalah Sosial

      27 Mei 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Edy Wuryanto Dorong Penerapan Sistem One Health Hadapi Tangani Ancaman Hantavirus

      10 Mei 2026
      Soroti PKWT dan Outsourcing, Edy Wuryanto Dorong Aturan Ketenagakerjaan yang Adil
      Nasional

      Soroti PKWT dan Outsourcing, Edy Wuryanto Dorong Aturan Ketenagakerjaan yang Adil

      29 April 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Nasib Eks Karyawan PT Merpati Nusantara AirlinesTerkatung-Katung, Edy Wuryanto Desak Pemerintah Segera Intervensi

      17 April 2026
      Edy Wuryanto Dukung Kebijakan Pasokan Bahan Baku MBG dari Usaha Rakyat di Perpres 115/2025
      Nasional

      Edy Wuryanto: Keberhasilan MBG Bukan Soal Jumlah Anggaran, tapi Ketepatan Penggunaan

      13 April 2026
      Edy Wuryanto Dorong Negara Lindungi Pekerja Rentan, Usul Manfaatkan Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan
      Nasional

      Edy Wuryanto Dorong Negara Lindungi Pekerja Rentan, Usul Manfaatkan Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan

      10 April 2026
      Next Post
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Edy Wuryanto: Kesehatan Mental Anak Bukan Isu Pinggiran, Perlu Deteksi Dini di Faskes Primer

      Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

      Recent News

      Pimpinan Sementara Ungkap Jumlah Fraksi di DPRD Kabupaten Pati Periode 2024 – 2029

      Peringati Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

      1 Juni 2026
      DPRD Pati Soroti Minimnya Perhatian Pemerintah terhadap Pelestarian Budaya Lokal

      Dukung Outing Class di Dalam Daerah, DPRD Pati Minta Wisata Lokal Dibenahi

      1 Juni 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Edy Wuryanto: Penutupan Ritel Mendadak Berisiko Tingkatkan Pengangguran dan Masalah Sosial

      27 Mei 2026
      DPRD Pati Bahas Perubahan Propemperda 2026, Fokus Penataan Regulasi Desa

      DPRD Pati Pastikan Pembangunan Desa 2026 Lebih Berkualitas dan Transparan

      20 Mei 2026
      Indomuria.com

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Read Us

      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Desclaimer
      • Kebijakan Privasi
      • Pedoman Media Siber
      • Kirim Artikel

      Follow Us

      No Result
      View All Result
      • Beranda
      • Berita
      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In