PATI – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pati dinilai tidak bisa hanya bertumpu pada penegakan hukum. Edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat agar semakin sadar dan patuh terhadap aturan berlalu lintas juga menjadi faktor penting dalam menciptakan keselamatan di jalan.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Irianto Budi Utomo. Menurutnya, selain meningkatkan kesadaran pengendara, pemerintah juga perlu memberikan perhatian serius terhadap kondisi sarana dan prasarana penunjang keselamatan lalu lintas.
Ia meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait segera menindaklanjuti berbagai persoalan di lapangan, mulai dari lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi, marka jalan yang memudar, rambu lalu lintas yang rusak atau hilang, hingga perbaikan ruas jalan yang rawan terjadi kecelakaan.
“Pemerintah harus memastikan seluruh fasilitas keselamatan jalan berfungsi dengan baik. Namun di sisi lain, masyarakat juga harus disiplin. Infrastruktur yang bagus tidak akan berarti jika pengendaranya masih mengabaikan aturan,” tegasnya.
Selain persoalan infrastruktur, Irianto juga menyoroti masih rendahnya kedisiplinan sebagian pengendara sepeda motor, terutama dalam penggunaan lampu sein yang tidak sesuai dengan arah belok.
Menurutnya, kebiasaan tersebut kerap dianggap sepele, padahal dapat memicu kebingungan bagi pengguna jalan lain dan meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya di persimpangan maupun tikungan.
“Kita masih sering menemukan pengendara yang menyalakan sein kiri tetapi justru berbelok ke kanan atau sebaliknya. Kebiasaan seperti ini sangat berbahaya karena dapat membingungkan pengguna jalan lain dan berpotensi menyebabkan tabrakan,” jelasnya.
Ia berharap angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pati dapat terus ditekan melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Menurutnya, keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kesadaran setiap individu untuk menaati aturan.
“34 nyawa yang hilang dalam setahun adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Saya berharap ke depan jumlahnya terus berkurang. Keselamatan di jalan harus dimulai dari diri sendiri, dengan memakai helm, mematuhi rambu lalu lintas, dan selalu berhati-hati saat berkendara,” pungkasnya.
Editor : Fatwa
















