PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Warjono, menyoroti laju pengerjaan renovasi trotoar di Jalan Panglima Sudirman yang kerap disebut warga sebagai “Malioboronya Pati”.
“Dari Komisi C DPRD Pati sudah menyampaikan beberapa kali evaluasi terkait dengan proyek renovasi “Malioboronya Pati” itu, kan dananya dari pusat, pengerjaan tidak secepat yang ada di kabupaten, itu menjadi PR kita untuk pengawasan terkait pelaksanaan proyek,” papar Warjono saat diwawancarai di Kantor Fraksi PKS DPRD Pati, Rabu (12/8/2026).
Pihak legislatif juga menerima banyak aspirasi dari masyarakat yang menilai proses pembangunan berjalan lambat. Warga mengeluhkan pengerjaan yang terkesan berlarut-larut dengan perkembangan yang belum sesuai harapan.
“Dengan adanya masukan itu kita sampaikan lagi agar pengawasannya lebih ditingkatkan,” imbuh politisi dari Fraksi PKS tersebut.
Sebelumnya, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, menjelaskan bahwa anggaran proyek ini bersumber dari Kementerian PUPR dengan total mencapai Rp18 miliar.
Arief menegaskan tujuan utama pembangunan ini adalah menyediakan fasilitas umum yang aman, khususnya bagi pejalan kaki di kawasan pusat Kota Pati. Ke depannya, area ini direncanakan menjadi jalur pejalan kaki yang indah, nyaman, dan ramah lingkungan, serupa dengan kawasan ikonik Malioboro di Yogyakarta.
Editor : Fatwa
















