PATI — Pengadaan dua unit alat berat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati dinilai mampu mempercepat penanganan sedimentasi di berbagai aliran sungai. Ketersediaan alat tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan normalisasi sungai sekaligus menurunkan potensi terjadinya banjir di wilayah Kabupaten Pati.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, memberikan apresiasi atas pengadaan alat berat tersebut. Menurutnya, kepemilikan alat sendiri oleh pemerintah daerah akan sangat membantu pekerjaan di lapangan, terutama untuk kegiatan pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan.
“Kehadiran alat berat ini menjawab kebutuhan di lapangan. Insyaallah barangnya bagus. Dan alhamdulillah kita sudah cek langsung,” kata Joni.
Joni menjelaskan bahwa sejumlah sungai di Kabupaten Pati saat ini mengalami pendangkalan akibat penumpukan sedimen. Kondisi ini dapat menurunkan kapasitas sungai dalam menampung aliran air, terutama saat curah hujan tinggi turun.
Dengan tersedianya dua unit alat berat tersebut, proses pengerukan dan normalisasi sungai di berbagai titik dapat berjalan lebih cepat dan maksimal.
“Dengan adanya dua alat berat ini, pengerukan sungai nantinya bisa lebih cepat dan optimal. Harapannya risiko banjir bisa kita kurangi,” ujarnya.
Anggota Fraksi Partai Demokrat ini menambahkan, selama ini upaya normalisasi sungai kerap terhambat karena harus menyewa alat berat dari pihak ketiga. Dengan dimilikinya alat sendiri, DPUTR dapat bertindak lebih cepat dan fleksibel menentukan prioritas penanganan di lokasi-lokasi yang membutuhkan.
Joni berharap alat berat tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk menangani sungai-sungai yang mengalami pendangkalan. Langkah ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi banjir.
“Ini investasi jangka panjang untuk mitigasi bencana banjir khususnya akibat luapan sungai. Kalau alatnya dirawat dengan baik, maka manfaatnya bisa dirasakan masyarakat bertahun-tahun,” pungkasnya.
Editor : Fatwa
















