PATI – Ratusan nelayan yang bertempat tinggal di wilayah Kabupaten Pati menggelar aksi damai di halaman Pendopo Kabupaten. Kegiatan ini mereka laksanakan untuk menyampaikan keluhan serta tuntutan terkait penetapan harga bahan bakar minyak jenis non-subsidi.
Mereka menilai, harga yang berlaku selama ini belum berpihak dan justru memberatkan. Kondisi ini dinilai berimbas langsung pada keberlangsungan usaha perikanan yang mereka jalankan sehari-hari.
Merespons aksi tersebut, Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turun langsung menemui serta berbicara dari hati ke hati bersama para peserta. Ia pun mendengarkan secara utuh setiap aspirasi yang disampaikan oleh warga pesisir tersebut.
Inti dari permintaan yang diajukan adalah adanya penyesuaian harga BBM yang digunakan untuk kebutuhan operasional kapal nelayan. Mereka menginginkan penetapan harga yang lebih adil dan dapat menopang kelancaran kegiatan usaha mereka.
Para nelayan berharap mendapat dukungan penuh dari seluruh unsur pemerintahan daerah, baik itu jajaran Pemkab Pati maupun DPRD. Harapannya, usulan perubahan kebijakan terkait harga BBM untuk sektor perikanan dapat segera terwujud.
Menyikapi harapan itu, Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa segala aspirasi yang telah disampaikan akan segera ditindaklanjuti dan disampaikan ke jenjang pemerintahan pusat. Penyampaian akan ditujukan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan selaku instansi yang membidangi urusan tersebut.
“Ini akan kita masukkan ke agenda nasional, ke Kementerian KKP untuk aspirasi ini supaya ditindaklanjuti di sana, untuk meminta dukungan supaya harga BBM ini bisa sesuai dengan harga yang para nelayan inginkan,” ujar Chandra.
Ia menambahkan, komunikasi dengan pihak kementerian sudah terjalin dan mendapatkan tanggapan yang baik. Pemerintah daerah telah menyampaikan penjelasan lengkap beserta berbagai data pendukung, termasuk perhitungan aspek ekonomi yang menjadi dasar pertimbangan. Langkah ini dilakukan agar pihak kementerian memahami latar belakang serta mendesaknya permintaan yang diajukan para nelayan.
“Respon KKP bagus dan mereka menerima, sudah kita jelaskan maksud tujuan para nelayan, sebagai dasar perhitungannya sudah kita berikan perhitungan-perhitungan ekonomisnya,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Plt Bupati menegaskan komitmen penuh dari pihak Pemkab Pati untuk tidak berhenti sampai di tahap penyampaian semata.
Pemerintah daerah menyatakan siap mendampingi serta mengawal perjuangan ini hingga ke ibu kota. Tujuannya agar seluruh usulan dan aspirasi dari masyarakat pesisir dapat diterima dan mendapatkan tanggapan nyata dari pemerintah pusat.
“Kita akan mengawal teman-teman nelayan untuk ke Jakarta supaya aspirasinya diterima oleh pemerintah pusat,” pungkasnya.
Editor: fatwa

















