PATI – Upaya pembenahan infrastruktur jalan penghubung Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, menuju wilayah Kabupaten Kudus akhirnya masuk tahap pelaksanaan. Ruas jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer yang telah lama rusak parah, bergelombang, dan berlubang, dipastikan akan segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Anggota DPRD Pati dari Daerah Pemilihan Pati Selatan, Siti Maudlu’ah, memberikan apresiasi sekaligus memastikan proyek ini akan diawasi ketat.
Menurut Siti, kondisi jalan yang rusak tersebut sudah lama menjadi keluhan utama warga karena sangat mengganggu kelancaran perjalanan dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan. Ia juga turut mendampingi tim teknis DPUTR saat melakukan pengecekan langsung ke lokasi, guna memastikan bagian-bagian yang paling rusak mendapatkan prioritas penanganan utama.
“Jalan Prawoto-Kudus ini merupakan salah satu aspirasi yang paling sering disampaikan warga kepada kami, baik saat reses maupun dalam berbagai forum masyarakat. Alhamdulillah, tahun ini akhirnya bisa direalisasikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jalur penghubung ini memiliki peran sangat strategis sebagai akses utama warga Kecamatan Sukolilo menuju ke Kabupaten Kudus. Jalan ini menjadi jalur andalan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari pergi bekerja, bersekolah, hingga menjalankan roda perekonomian sehari-hari. Oleh sebab itu, ketersediaan infrastruktur jalan yang baik dinilai sangat penting guna menunjang konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Untuk mewujudkan perbaikan ini, Pemerintah Kabupaten Pati telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5,25 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Pengerjaan akan dilakukan dengan metode kombinasi, yaitu perkerasan beton dan lapisan aspal.
Pemilihan metode ini disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Konstruksi beton akan diterapkan pada titik-titik yang tanahnya rawan amblas atau longsor, sedangkan lapisan aspal akan digunakan pada ruas yang struktur dasarnya masih cukup kokoh.
Siti menilai, pilihan teknik pembangunan tersebut sudah sangat tepat, mengingat jalan Prawoto-Kudus ini sering dilalui kendaraan dengan muatan berat, seperti truk pengangkut hasil pertanian, material tambang, hingga kebutuhan logistik lainnya.
“Harapan kami, setelah diperbaiki jalan ini tidak hanya mulus dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki daya tahan yang lebih kuat karena lalu lintas kendaraan berat di jalur ini cukup tinggi,” katanya.
Ia juga meminta pengertian dan kesabaran dari masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Nantinya akan diterapkan pengaturan lalu lintas berupa sistem buka-tutup jalan agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan aman.
“Kami mohon masyarakat bersabar ketika jalan itu diperbaiki. Memang akan ada debu dan antrean karena sistem buka-tutup jalan, tetapi manfaatnya nanti akan dirasakan bersama dalam waktu yang lama,” tambahnya.
Lebih lanjut Siti menyampaikan, pihaknya selaku wakil rakyat akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan hingga pekerjaan selesai, guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu. Dengan perbaikan ini, diharapkan akses penghubung antara Kecamatan Sukolilo dan Kabupaten Kudus menjadi jauh lebih aman, nyaman, serta mampu mendukung aktivitas ekonomi warga secara maksimal.
Editor: Fatwa
















