PATI – Rencana masuknya investasi senilai sekitar Rp12,6 triliun ke Kabupaten Pati pada tahun 2028 disambut baik oleh DPRD Kabupaten Pati. Komitmen dari delapan investor ini dinilai sebagai peluang besar untuk membuka lebih banyak lapangan kerja sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa investasi berskala besar ini hendaknya dijadikan momentum untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga mengingatkan agar nilai investasi tersebut tidak sekadar angka di atas kertas, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Kami menyambut baik komitmen investasi ini. Yang terpenting, investasi tersebut nantinya tidak hanya tercatat dalam angka, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Pati,” ujar Ali.
Ali mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk memastikan seluruh proses penanaman modal berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain memberikan kepastian hukum bagi para investor, pelaksanaan investasi juga harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup.
“DPRD tentu akan mendukung iklim investasi yang sehat. Namun pengawasan tetap diperlukan agar investasi berjalan transparan, memberikan kepastian bagi investor sekaligus membawa manfaat bagi daerah,” katanya.
Lebih lanjut, ia meminta pemerintah daerah memastikan komitmen investasi yang telah disepakati dapat direalisasikan secara bertahap sesuai jadwal. Dengan demikian, investasi tersebut tidak berhenti pada janji semata, tetapi benar-benar berkontribusi nyata bagi kemajuan perekonomian Kabupaten Pati.
Editor : Fatwa

















