PATI — Keluhan warga terkait kerusakan ruas jalan Angkatan Lor (Kecamatan Tambakromo) menuju Desa Godo (Kecamatan Winong) akhirnya mendapat kepastian. Anggota DPRD Kabupaten Pati Kastomo menyatakan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar untuk perbaikan jalur vital ini pada tahun 2026.
Jalan ini merupakan akses utama mobilitas warga sekaligus jalur distribusi hasil pertanian di wilayah tersebut. Kepastian pelaksanaan diperoleh Kastomo setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU).
“Saya sudah komunikasi dengan Pak Plt Bupati melalui Dinas PU bahwa di Tahun 2026 ada anggaran Rp2,5 miliar untuk perbaikan jalan Angkatan Lor, Tambakromo, ke Godo, Winong,” ujarnya.
Pekerjaan nantinya akan mencakup jalur dari Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, hingga Desa Godo, Kecamatan Winong. Ruas ini dinilai sangat strategis sebagai penghubung antarkecamatan dan penunjang perekonomian warga.
Saat ini proyek masih dalam tahap persiapan lelang dan penyusunan rencana teknis oleh Dinas PU, dengan target pelaksanaan dimulai awal Agustus 2026.
“Rencana akan dimulai awal Agustus 2026. Sekarang masih tahap persiapan lelang dan teknis di Dinas PU,” katanya.
Merespons keluhan warga mengenai kondisi jalan, Sekretaris Fraksi PKB DPRD Pati ini meminta kesabaran masyarakat lantaran seluruh tahapan harus mengikuti aturan administrasi yang berlaku.
“Masyarakat untuk bisa sabar. Semua sudah diproses sesuai mekanisme,” katanya.
Ia juga menyampaikan komitmen Pelaksana Tugas Bupati Pati untuk mewujudkan pemerataan pembangunan jalan, tidak hanya di pusat kota tetapi hingga ke wilayah pelosok.
“Pak Plt Bupati Pati berkomitmen membangun infrastruktur jalan secara merata. Tidak hanya di kota, tetapi juga sampai ke pelosok desa seperti Tambakromo dan Winong,” ujarnya.
Selain ruas Angkatan Lor–Godo, Kastomo telah mengusulkan penanganan Jalan Kropak menuju Godo agar dimasukkan dalam Anggaran Perubahan Tahun 2026. Ia menegaskan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan agar berjalan tepat waktu dan berkualitas.
“Anggaran Rp2,5 miliar itu uang rakyat. Harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Tambakromo, Winong, dan sekitarnya,” tegasnya.
Terakhir, Kastomo mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung upaya pembangunan, karena infrastruktur yang baik akan mendongkrak perekonomian daerah.
“Kalau jalan sudah bagus, ekonomi berputar, warga senang. Mari kita jaga Pati tetap adem ayem,” pungkasnya.
Editor : Fatwa
















