PATI — Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pati yang mengganti karangan bunga pada peringatan Hari Jadi ke-703 dengan bibit tanaman dinilai merupakan langkah strategis yang membawa manfaat berkelanjutan bagi lingkungan. Hal ini disampaikan Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan HC, yang memberikan dukungan penuh atas kebijakan yang ditegaskan Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra tersebut.
Program penghijauan melalui pembagian bibit tanaman ke desa, sekolah, hingga kecamatan dinilai dapat membawa dampak positif yang bertahan lama bagi Kabupaten Pati. Langkah ini tidak sekadar mengubah cara peringatan hari jadi, melainkan juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk turut menjaga kelestarian lingkungan. Bibit yang disalurkan diharapkan benar-benar ditanam dan dirawat agar semakin memperluas ruang terbuka hijau di daerah ini.
“Bibit yang nantinya ditanam di desa, sekolah, dan kecamatan bukan sekadar simbol peringatan hari jadi. Ini adalah investasi hijau yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, mulai dari menjaga kualitas udara, meningkatkan resapan air, hingga menciptakan lingkungan yang lebih asri,” kata Danu.
Lebih lanjut, pelibatan sekolah dalam program penghijauan ini dinilai memiliki nilai yang sangat strategis. Selain menambah ruang hijau di lingkungan pendidikan, kegiatan menanam dan merawat pohon sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.
“Anak-anak di sekolah bisa belajar merawat pohon yang mereka tanam sendiri. Dengan begitu, semangat menjaga alam akan tumbuh menjadi kebiasaan, bukan sekadar slogan,” jelasnya.
Danu juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari banyaknya bibit yang dibagikan, melainkan juga dari keberlanjutan perawatannya setelah ditanam. Oleh karena itu, pihak desa, sekolah, dan kecamatan diharapkan turut memastikan bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Ia berharap gerakan penghijauan ini tidak berhenti sekadar pada momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703. Sebaiknya, program serupa terus dikembangkan menjadi agenda rutin yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.
“Harapannya ini tidak hanya dilakukan saat hari jadi. Kalau bisa menjadi gerakan rutin, tentu dampaknya akan jauh lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat Pati,” pungkasnya.
Editor: Fatwa
















