PATI — Pagelaran seni Wayang Wong yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati pada Minggu (9/8/2026) disambut antusiasme yang sangat tinggi oleh masyarakat. Ribuan penonton memadati area pendopo untuk menyaksikan pertunjukan yang tergolong jarang digelar di Kabupaten Pati.
Keunikan pagelaran ini tampak dari susunan para pemainnya. Selain melibatkan seniman profesional, sejumlah pejabat daerah turut tampil langsung di panggung. Di antaranya Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Ketua Komisi D DPRD Pati, serta anggota dewan yang tergabung dalam barisan pemain. Semua tampil dengan luwes memerankan tokoh sesuai arahan dalang dan penata peran.
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sriwahyuningati, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk tampil dalam pagelaran tersebut. Menurutnya, pengalaman ini menjadi sesuatu yang berharga sekaligus kehormatan tersendiri.
“Sebuah pengalaman dan kehormatan bagi saya dapat turut terlibat langsung dalam Pagelaran Wayang Wong Pati dengan lakon “Ampak-Ampak Ngalengko”, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” papar perempuan yang akrab disapa Bu Ning ini.
Anggota dewan dari Partai Golkar ini merasakan suasana yang istimewa. Ia tidak hanya hadir sebagai penonton, melainkan menjadi bagian dari sebuah pertunjukan yang membawa pesan penting tentang upaya melestarikan dan mencintai budaya Jawa, khususnya budaya yang tumbuh di Kabupaten Pati.
“Semoga semangat nguri-uri kabudayan terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena budaya bukan sekadar warisan, tetapi juga identitas yang harus terus kita jaga bersama. Matur nuwun atas kesempatan dan kebersamaan yang luar biasa. Rahayu, Pati,” pungkasnya.
Editor : Fatwa
















