PATI – Rangkaian ibadah haji tahun 2026 telah usai. Para jemaah haji asal Kabupaten Pati kini telah kembali ke tanah air setelah menunaikan seluruh prosesi ibadah di Tanah Suci Mekkah dan Madinah.
Kepulangan para jemaah disambut penuh kebahagiaan oleh keluarga, kerabat, serta masyarakat yang telah menunggu kedatangan mereka. Momen tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas kembalinya para tamu Allah dalam keadaan sehat dan selamat.
Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah menyelesaikan ibadah dengan lancar.
“Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Pati yang telah kembali ke tanah air dengan selamat. Semoga perjalanan ibadah yang telah dijalani mendapatkan ridho dari Allah SWT,” ujar Ali.
Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan karunia besar yang patut disyukuri. Ia berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
Ali menilai, kemabruran haji tidak hanya tercermin dari kesungguhan menjalankan ibadah selama di Mekkah dan Madinah, tetapi juga dari perilaku sehari-hari setelah kembali ke lingkungan masing-masing.
“Semoga para jemaah menjadi haji yang mabrur dan dapat memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Nilai kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan yang diperoleh selama berhaji hendaknya terus dijaga,” katanya.
Politikus PDI Perjuangan tersebut berharap nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji dapat memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat untuk berbuat kebaikan di tengah masyarakat.
Selain itu, Ali mengajak para jemaah untuk turut menjaga kerukunan dan kedamaian di Kabupaten Pati. Menurutnya, kehadiran para haji di tengah masyarakat dapat menjadi teladan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan menciptakan suasana yang harmonis.
“Dengan ridho Allah SWT, semoga doa-doa yang dipanjatkan selama di Tanah Suci dikabulkan. Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Pati agar tetap damai, rukun, dan kondusif,” pungkasnya.
Editor: Fatwa
















