PATI – Anggota Komisi B DPRD Pati Kamari menilai pertanian tebu saat ini memiliki masa depan yang cerah. Hal itu berdasarkan kondisi pasar khususnya di dalam negeri yang masih memerlukan stok gula. Karenanya petani tebu masih sangat dibutuhkan.
Selain itu berbagai kebijakan serta dukungan dari pihak swasta dalam hal ini pabrik gula juga sangat baik.
Seperti yang dilakukan oleh PG Trangkil dan PT Kebon Agung. Dengan mengeluarkan berbagai macam inovasi untuk mendukung produksi petani tebu.
Ini diungkapkan Kamari saat menghadiri undangan peluncuran berbagai produk dan inovasi dari PT Kebon Agung pada Selasa, 12 Mei 2026 di aula PG Trangkil.
Dalam kesempatan itu PT Kebon Agung meluncurkan 8 varietas unggul baru, serta memberikan bantuan implemen traktor kepada perwakilan petani tebu.
“Kita petani semakin semangat. Kita tahu kebutuhan gula nasional ini tinggi, dan masih kurang. Otomatis harga gula itu laku. Kedua pabrik gula selalu berinovasi dan revitalisasi. Itu menunjukkan bahwa komitmen pabrik gula dan petani dalam menanam itu ada sinergi, di PG Trangkil ini 99 persen itu tebunya petani, jadi semuanya diserap oleh pabrik,” terang Kamari yang juga merupakan Ketua APTRI PG Trangkil.
Karena itu pihaknya optimistis pertanian tebu akan semakin baik, petani juga menjadi sejahtera.
“Dengan berbagai dukungan ini bisa mendukung Kabupaten Pati sebagai lumbung tebu. Petani sangat berterimakasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan,” paparnya.
Editor: fatwa
















