PATI – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026, Satuan Lalu Lintas Polresta Pati melalui Satgas Kamseltibcar Lantas telah meningkatkan intensitas patroli dan pengaturan lalu lintas. Tindakan ini bertujuan memastikan keamanan serta kelancaran pergerakan kendaraan di wilayah Kabupaten Pati, yang dilakukan pada Minggu (15/3/2026) mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di berbagai titik strategis.
Area patroli difokuskan pada lokasi yang cenderung mengalami peningkatan aktivitas masyarakat, antara lain kawasan pertokoan di Jalan P. Sudirman, sekitar Swalayan Superindo, wilayah sekitar Swalayan ADA, serta jalur akses menuju objek wisata Waduk Gunungrowo di Kecamatan Gembong. Personel juga melakukan pengawasan di ruas jalan utama Pantura untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kepadatan kendaraan.
Sebagai Kapolresta Pati sekaligus Kasatgas Kamseltibcar Lantas Ops Ketupat Candi 2026, Kompol Riki Fahmi Mubarok menjelaskan bahwa serangkaian kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas ini merupakan upaya preventif untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat.
“Patroli dan pengaturan kami lakukan secara rutin di titik-titik yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas kendaraan maupun masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, selain melakukan patroli, petugas juga menjalankan pemantauan dan melakukan rekayasa arus lalu lintas di beberapa lokasi yang kerap menjadi titik rawan kepadatan.
Salah satu lokasi yang menjadi fokus adalah kawasan depan Swalayan Superindo dan pertokoan di Jalan Kolonel Sunandar Pati, yang dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat pada hari akhir pekan.
“Kami juga menyiapkan langkah rekayasa lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan agar arus tetap berjalan lancar,” jelasnya.
Kompol Riki menambahkan, personel Satgas TAA juga telah melakukan pemantauan khusus di jalur yang sering menjadi lokasi rawan kecelakaan lalu lintas, seperti ruas Jalan Pati–Juwana dan Jalan Pati–Rembang.
Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan semua pengguna jalan serta mengantisipasi terjadinya kecelakaan.
“Pengawasan di titik rawan laka kami tingkatkan agar potensi kecelakaan dapat diminimalisir sejak dini,” ungkapnya.
Dilansir dari hasil pantauan, hingga akhir kegiatan patroli, situasi lalu lintas di seluruh wilayah Pati masih dalam kondisi normal. Pergerakan kendaraan di jalur Pantura maupun Jalan Lingkar Selatan (JLS) tetap lancar, dan belum tercatat adanya kepadatan yang signifikan.
“Berdasarkan hasil pemantauan, arus lalu lintas masih terkendali dan aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan juga berjalan tertib,” tuturnya.
Pihaknya menegaskan bahwa jajaran Satlantas Polresta Pati akan terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas selama masa pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap aman dan nyaman, terutama menjelang periode mudik Lebaran yang akan datang.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan lancar,” kata Kompol Riki.
Selain itu, ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas serta menjaga keselamatan saat melakukan perjalanan.
“Kami mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm maupun sabuk pengaman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum bepergian,” pungkasnya.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau informasi terkait kepolisian dapat menghubungi Layanan Call Center 110 secara langsung, atau mengakses layanan digital chatbot SI POLAN milik Polda Jawa Tengah untuk memperoleh informasi serta menyampaikan pengaduan terkait pelayanan kepolisian.
Editor: Fatwa
















