• Kirim Artikel
  • Login
Indomuria.com
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Jawa Tengah
    • Jepara
    • Kudus
    • Nasional
    • Pati

    Hujan Deras Sebabkan Jalan Rusak, DPUTR Pati Siapkan Perbaikan Tahun 2026

    Edy Wuryanto Minta BPS Pastikan Warga Miskin Blora Dapatkan PBI JKN

    Edy Wuryanto Minta BPS Pastikan Warga Miskin Blora Dapatkan PBI JKN

    Edy Wuryanto Dukung Kebijakan Pasokan Bahan Baku MBG dari Usaha Rakyat di Perpres 115/2025

    Edy Wuryanto Dorong Pemerintah Perhatikan KHL dalam Penetapan Upah Minimum

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

    Edy Wuryanto Soroti Ketidakmerataan MBG, Wilayah 3T Belum Rasakan Manfaat Optimal

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

    Edy Wuryanto: Program MBG Belum Optimal Menyasar Ibu Hamil dan Menyusui

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

    Trending Tags

    • Budaya
    • Desa
    • Gagasan
    • Info
    • Kuliner
    • Local Pride
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosok
    • Sportainment
    • Traveling
    • Beranda
    • Berita
      • All
      • Jawa Tengah
      • Jepara
      • Kudus
      • Nasional
      • Pati

      Hujan Deras Sebabkan Jalan Rusak, DPUTR Pati Siapkan Perbaikan Tahun 2026

      Edy Wuryanto Minta BPS Pastikan Warga Miskin Blora Dapatkan PBI JKN

      Edy Wuryanto Minta BPS Pastikan Warga Miskin Blora Dapatkan PBI JKN

      Edy Wuryanto Dukung Kebijakan Pasokan Bahan Baku MBG dari Usaha Rakyat di Perpres 115/2025

      Edy Wuryanto Dorong Pemerintah Perhatikan KHL dalam Penetapan Upah Minimum

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Edy Wuryanto Soroti Ketidakmerataan MBG, Wilayah 3T Belum Rasakan Manfaat Optimal

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Edy Wuryanto: Program MBG Belum Optimal Menyasar Ibu Hamil dan Menyusui

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Trending Tags

      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling
      No Result
      View All Result
      Indomuria.com
      No Result
      View All Result
      Home Berita Nasional

      Edy Wuryanto Dukung Kebijakan Pasokan Bahan Baku MBG dari Usaha Rakyat di Perpres 115/2025

      Redaksi by Redaksi
      5 Desember 2025
      in Nasional
      Reading Time: 3 mins read
      0
      Edy Wuryanto Dukung Kebijakan Pasokan Bahan Baku MBG dari Usaha Rakyat di Perpres 115/2025

      Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto

      208
      VIEWS
      Share on FacebookShare on Whatsapp

      JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menekankan bahwa setelah pemerintah mulai menerapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hal terpenting adalah memastikan program ini berjalan dengan benar dan efektif.

      Menurutnya, keberhasilan program nasional skala besar ini hanya bisa dicapai jika kedua pihak, pusat dan daerah, memiliki pemahaman yang jelas tentang peran masing-masing.

      Pada Rabu (3/12) silam, pemerintah mengadakan rapat koordinasi perdana sebagai tanda awal implementasi Perpres 115/2025.

      Menko Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa perpres tersebut memperkuat berbagai aspek tata kelola, termasuk kewajiban menggunakan bahan baku dari koperasi sebagai bagian dari integrasi rantai pasok.

      Pemerintah juga menyiapkan 13 regulasi turunan yang mencakup percepatan pemberian Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), pemenuhan tenaga ahli gizi, serta pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T.

      Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan bahwa 8.200 SPPG sedang atau akan dibangun di daerah terpencil. Menanggapi perkembangan itu, Edy menyatakan bahwa Perpres 115/2025 adalah langkah besar, namun keberhasilan program tetap bergantung pada kesiapan teknis di lapangan.

      “Kita harus memastikan bahwa percepatan pembangunan SPPG, pengadaan bahan baku dari koperasi, dan penetapan standar higienitas berjalan,” ujar Edy.

      Perpres 115/2025 seolah-olah ingin menetapkan norma bahwa bahan baku untuk SPPG harus berasal dari Koperasi Desa, BUMDes, UMKM, atau usaha dagang lain, dengan tujuan menggerakkan perekonomian rakyat.

      Edy menyetujui hal ini dan menekankan pentingnya penguatan rantai pasok lokal untuk mendukung dapur SPPG.

      “Pasokan bahan baku wajib berasal dari usaha rakyat. Rantai pasok dapur harus mengutamakan petani, peternak, dan nelayan di sekitar lokasi SPPG. Ini sejalan dengan tujuan MBG untuk mendorong pemerataan ekonomi daerah,” katanya.

      Edy menilai bahwa selama ini peningkatan kebutuhan bahan baku akibat pembangunan SPPG tidak diimbangi dengan suplai yang memadai. Oleh karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan BGN menjadi sangat krusial.

      “BGN yang tahu kebutuhan SPPG, sementara pemerintah daerah tahu kapasitas supply di wilayahnya. Keduanya harus duduk bersama memetakan sumber bahan baku dan menghubungkannya langsung dengan SPPG,” sarannya.

      Menurut Edy, solusi paling strategis adalah mendorong penandatanganan MoU antara SPPG dan kelompok tani, peternak, nelayan, serta supplier lokal yang difasilitasi oleh pemerintah daerah.

      “Tanpa peran pemerintah daerah, mustahil BGN bisa mengatur supply secara optimal,” imbuhnya.

      Edy juga menyoroti peran strategis ahli gizi di SPPG, terutama terkait keamanan dan kualitas makanan siap saji.

      Kepala BGN Dadan Hindayana saat konferensi pers terkait Perpres 115/2025 menyebutkan bahwa dapur SPPG wajib memiliki ahli gizi, namun kedepan ahli gizi di sana bisa berasal dari sarjana kesehatan masyarakat, sarjana teknologi pangan, atau sarjana keamanan pangan. Edy mengingatkan bahwa ahli gizi adalah profesi kesehatan.

      Sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan yang menyatakan bahwa setiap profesi kesehatan harus bekerja sesuai kewenangan dan kompetensinya.

      “Ahli gizi adalah satu-satunya tenaga kesehatan dengan kompetensi penuh dalam penyelenggaraan makanan bergizi. Mereka punya STR dari konsil dan izin praktik dari pemerintah. Karena itu, yang bertanggung jawab terhadap keamanan dan kesehatan makanan di SPPG adalah ahli gizi,” ujarnya.

      Karena jumlah ahli gizi masih terbatas di banyak daerah, Edy membuka ruang untuk penggunaan tenaga ahli kesehatan masyarakat. Namun dia menegaskan bahwa peran tersebut hanya dapat dilakukan sebagai delegasi, bukan sebagai penanggung jawab.

      “Kalau SPPG diisi ahli kesehatan masyarakat, mereka bekerja menjalankan delegasi kewenangan dari ahli gizi. Tanggung jawab profesional tetap melekat pada ahli gizi. Karena itu harus ada penunjukan ahli gizi sebagai supervisor atau penanggung jawab,” katanya.

      Legiselator Dapil Jawa Tengah III itu memberikan analogi seperti praktik di puskesmas ketika jumlah dokter kurang: tindakan dapat dilakukan oleh bidan atau perawat, tetapi tetap dalam delegasi dokter yang ditunjuk.

      Dengan adanya norma baru dalam pelaksanaan MBG, Edy berharap program ini dapat menjadi pedoman bagi penyelenggara. Program raksasa ini menurutnya harus didukung oleh banyak pihak, agar program yang menggunakan anggaran pemerintah yang cukup besar ini dapat dirasakan oleh masyarakat dengan lebih baik.

      Editor: fatwa

      Tags: Edy Wuryantombg
      Previous Post

      Resep Kuliner Kelo Merico Khas Pesisir Utara Jawa Tengah

      Next Post

      Kuliner Sate Kambing Rasa Nusantara Paling Murah di Pati, Cuma 20 Ribuan!

      Redaksi

      Redaksi

      Mungkin Anda Suka

      Edy Wuryanto Dukung Kebijakan Pasokan Bahan Baku MBG dari Usaha Rakyat di Perpres 115/2025
      Nasional

      Edy Wuryanto Dorong Pemerintah Perhatikan KHL dalam Penetapan Upah Minimum

      23 Januari 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Edy Wuryanto Soroti Ketidakmerataan MBG, Wilayah 3T Belum Rasakan Manfaat Optimal

      22 Januari 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Edy Wuryanto: Program MBG Belum Optimal Menyasar Ibu Hamil dan Menyusui

      22 Januari 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas
      Nasional

      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      18 Januari 2026
      Nasional

      Edy Wuryanto: Edukasi Publik “Super Flu” Lebih Penting Daripada Istilah yang Menimbulkan Kekhawatiran

      7 Januari 2026
      Anggota DPR RI Edy Wuryanto Kunjungi Grobogan, Soroti Penonaktifan BPJS PBI
      Nasional

      Tidak Sekadar Data Statistik, Edy Wuryanto: PHK Adalah Gambaran Nyata Tekanan Ekonomi Pekerja dan Usaha

      26 Desember 2025
      Next Post
      Sate kambing paling murah di Pati namun rasanya tetap lezat.

      Kuliner Sate Kambing Rasa Nusantara Paling Murah di Pati, Cuma 20 Ribuan!

      Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

      Recent News

      Hujan Deras Sebabkan Jalan Rusak, DPUTR Pati Siapkan Perbaikan Tahun 2026

      2 Februari 2026
      Edy Wuryanto Minta BPS Pastikan Warga Miskin Blora Dapatkan PBI JKN

      Edy Wuryanto Minta BPS Pastikan Warga Miskin Blora Dapatkan PBI JKN

      24 Januari 2026
      Edy Wuryanto Dukung Kebijakan Pasokan Bahan Baku MBG dari Usaha Rakyat di Perpres 115/2025

      Edy Wuryanto Dorong Pemerintah Perhatikan KHL dalam Penetapan Upah Minimum

      23 Januari 2026
      Edy Wuryanto Minta Pemerintah Berhati-hati Tambah FK Baru, Tak Boleh Mengorbankan Kualitas

      Edy Wuryanto Soroti Ketidakmerataan MBG, Wilayah 3T Belum Rasakan Manfaat Optimal

      22 Januari 2026
      Indomuria.com

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Read Us

      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Desclaimer
      • Kebijakan Privasi
      • Pedoman Media Siber
      • Kirim Artikel

      Follow Us

      No Result
      View All Result
      • Beranda
      • Berita
      • Budaya
      • Desa
      • Gagasan
      • Info
      • Kuliner
      • Local Pride
      • Pendidikan
      • Politik
      • Sosok
      • Sportainment
      • Traveling

      © 2024 Indomuria.com oleh PT MURIA INDO PERS

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In