PATI – Gelaran turnamen sepak bola kategori Kelompok Usia 10 (KU-10) dan 12 Tahun (KU-12) Adhyaksa Cup dinilai mampu menjadi fondasi awal pembinaan persepakbolaan usia dini yang terarah di Kabupaten Pati.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati yang juga menjabat sebagai Pembina PSSI Pati, Joni Kurnianto, menegaskan bahwa keberadaan kompetisi khusus anak usia dini memegang peranan krusial dalam membentuk karakter serta kemampuan dasar atlet sejak dini.
“Suatu awalan yang bagus untuk kompetisi anak U-12 dan U-10. Selama ini tidak ada kompetisi usia dini ini. Dengan adanya kejuaraan ini bisa memberikan pelajaran awal yang baik tentang etika bermain, fair play,” ujar Joni.
Menurutnya, Adhyaksa Cup tidak hanya berorientasi pada hasil kemenangan. Lebih dari sekadar pertandingan, ajang ini menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk mengumpulkan pengalaman bertanding sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas dan kedisiplinan.
Joni juga menyoroti potensi besar yang muncul dari turnamen ini. Para pemain muda yang menunjukkan bakat dan prestasi berpeluang besar disalurkan ke dalam program Pusat Latihan (Puslat) PSSI Pati untuk pengembangan lebih lanjut.
“Alhamdulillah dengan adanya Adhyaksa Cup ini banyak kebaikan untuk Pati. Di PSSI ada puslat anak-anak yang bagus. Ini nanti bisa direkrut untuk masuk ke wadah puslat, untuk dikumpulkan, latihan bersama secara berjenjang hingga ke jenjang pemain profesional,” katanya.
Ia berharap penyelenggaraan kompetisi usia dini ini dapat berjalan terus-menerus, sehingga pembinaan bibit unggul sepak bola di Pati memiliki jalur yang jelas dan berkelanjutan. Dengan demikian, potensi pesepak bola lokal dapat dipantau dan dikembangkan secara optimal sejak usia muda.
Sebagai informasi, PSSI Pati akan menyelenggarakan turnamen Adhyaksa Cup untuk kategori KU-10 dan KU-12 pada rentang waktu 29 Agustus hingga 6 September 2026. Kejuaraan ini dirancang sebagai upaya pembinaan sepak bola anak dengan standar penyelenggaraan yang profesional.
Melalui ajang ini, para peserta tidak hanya mengasah kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga dibekali pemahaman tentang kerja sama tim, kedisiplinan, etika, dan sikap sportif yang harus dimiliki seorang atlet.
Editor : Fatwa

















