PATI – Kualitas ruang layanan dan penyimpanan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati dinilai perlu ditingkatkan. Anggota Komisi A DPRD Pati, Danu Ihsan, mendesak Pemerintah Kabupaten Pati segera melakukan pembenahan gedung agar fasilitas menjadi lebih layak dan mampu menarik minat kunjungan warga.
Danu mengharapkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan pendanaan maupun program pengembangan perpustakaan daerah.
“Kami dari DPRD tentunya sangat mendukung dan mendorong kepada Pemkab, dalam hal ini Plt Bupati, untuk bisa melakukan renovasi ruang baca perpustakaan daerah. Dengan fasilitas ruang baca yang lebih baik, diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan kunjungan masyarakat,” ujarnya.
Usulan ini muncul merespons sejumlah keluhan pengunjung yang merasa ruang baca dan ruang koleksi saat ini kurang memadai. Salah satunya disampaikan oleh Moh Arif, warga Kecamatan Tlogowungu.
Menurut Arif, luas ruang yang tersedia terasa terbatas dan tata letak penyimpanan buku belum menunjang kenyamanan pengunjung.
“Ruang bacanya kecil dan ruang penyimpanan bukunya juga terkesan sumpek. Sepertinya sudah saatnya direnovasi,” katanya.
Arif berharap pemerintah daerah tidak hanya sekadar memperbaiki bangunan yang ada, tetapi juga merancang fasilitas yang lebih modern dan nyaman.
Ia mencontohkan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kudus yang dinilai lebih representatif. Dari segi desain dan penataan, perpustakaan tersebut mampu menciptakan suasana yang nyaman sekaligus menggairahkan minat baca masyarakat.
Diketahui, Gedung Baru Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Kudus di Kompleks Balai Jagong, Wergu Wetan, telah diresmikan pada akhir Januari 2026. Pembangunannya bernilai sekitar Rp10,6 miliar, bersumber dari dana hibah Perpustakaan Nasional RI.
“Semoga pemerintah daerah punya kesadaran jika perpustakaan itu fasilitas yang juga penting bagi masyarakat. Semoga bisa dikelola dengan baik dan bangunannya juga diperbaiki,” ujar Arif.
Danu menegaskan bahwa peningkatan kualitas fasilitas perpustakaan harus menjadi prioritas. Selain berfungsi sebagai tempat membaca dan mengakses referensi, perpustakaan juga dapat dikembangkan menjadi ruang publik yang mendukung berbagai kegiatan literasi masyarakat.
Oleh karena itu, ia berharap rencana renovasi segera disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan warga serta peluang dukungan dari pemerintah pusat.
Editor : Fatwa

















